carabermain.vip – Permainan Go adalah permainan papan strategi yang berasal dari Tiongkok lebih dari 2.500 tahun yang lalu, menjadikannya salah satu permainan tertua di dunia yang masih dimainkan hingga saat ini. Permainan ini dikenal sebagai Weiqi di Tiongkok, Baduk di Korea, dan Igo di Jepang.

Sejarah Permainan Go

Permainan Go memiliki sejarah yang sangat panjang, dimulai lebih dari 2.500 tahun yang lalu di Tiongkok. Dalam tradisi Tiongkok, permainan Go sering dikaitkan dengan Kaisar Yao atau Kaisar Shun, dua tokoh legendaris dari zaman Tiongkok kuno.

Menurut legenda, permainan ini diciptakan oleh salah satu dari mereka untuk mengajarkan strategi, disiplin, dan pemikiran logis kepada putra mereka yang dianggap kurang berbakat atau memerlukan pelatihan intelektual.

Catatan tertulis pertama tentang permainan Go ditemukan dalam teks kuno Tiongkok, seperti Zuo Zhuan (sekitar abad ke-4 SM) dan Analek Konfusius, yang menyebutkan permainan ini sebagai aktivitas intelektual yang dihormati.

Artefak seperti papan Go kuno ditemukan di situs arkeologi, mendukung klaim bahwa permainan ini sudah dimainkan pada masa Dinasti Zhou (1046–256 SM) atau bahkan sebelumnya.

Pada sekitar tahun 500 SM atau lebih awal, Go dikenal dengan nama Weiqi (围棋) di Tiongkok. Permainan ini disebut-sebut diciptakan pada masa Dinasti Zhou atau bahkan lebih awal.

Legenda mengatakan bahwa Go diciptakan oleh seorang kaisar kuno, seperti Kaisar Yao atau Kaisar Shun, untuk melatih pikiran putranya dalam strategi dan kesabaran. Awalnya, permainan ini mungkin digunakan sebagai alat meditasi atau simulasi strategi militer.

Selama Dinasti Han (206 SM–220 M), Go mulai dikenal secara luas dan menjadi permainan intelektual di kalangan bangsawan dan cendekiawan.

Pada Dinasti Tang (618–907 M), Go menjadi simbol status di kalangan elit dan mulai diabadikan dalam seni, sastra, dan budaya.

Di ketahui pada abad ke-5 atau ke-6, Permainan Go dibawa ke Korea dan dikenal dengan nama Baduk (바둑). Di Korea, permainan ini menjadi bagian dari budaya tradisional dan sangat populer di semua kalangan.

Dan sekitar abad ke-7, permainan Go diperkenalkan ke Jepang dan popularitasnya melonjak pada abad ke-17 ketika Shogun Tokugawa Ieyasu mendirikan sekolah resmi Go, yaitu Honinbo.

Memasuki era modern di abad 19 dan ke-20, Go mulai diperkenalkan ke Eropa dan Amerika oleh pedagang, diplomat, dan sarjana. Popularitasnya berkembang di Barat dengan pendirian federasi Go di berbagai negara.

Lee Sedol

Federasi Go Internasional (IGF) didirikan pada tahun 1982 untuk mempromosikan permainan ini di tingkat internasional. Turnamen profesional seperti Ing Cup dan Fujitsu Cup menjadi ajang prestisius dengan hadiah besar.

Pada 2016, permainan Go menarik perhatian dunia ketika program AI bernama AlphaGo dari DeepMind mengalahkan juara dunia Go, Lee Sedol. Ini menandai pencapaian besar dalam pengembangan kecerdasan buatan dan membuktikan kompleksitas permainan Go.

Cara Bermain Permainan Go

Permainan Go memiliki aturan sederhana tetapi memerlukan strategi mendalam. Berikut adalah penjelasan cara bermain permainan Go:

1. Komponen Permainan

  • Papan Go: Grid dengan ukuran standar 19×19, tetapi pemula sering menggunakan ukuran lebih kecil seperti 9×9 atau 13×13.
  • Batu (Bidak): Batu berwarna hitam dan putih. Hitam selalu memulai permainan.
  • Tujuan: Menguasai lebih banyak wilayah di papan daripada lawan dengan menempatkan batu dan menangkap batu lawan.

2. Aturan Dasar

Menempatkan Batu

  • Pemain bergantian menempatkan satu batu pada titik persimpangan garis di papan.
  • Batu yang sudah ditempatkan tidak dapat dipindahkan kecuali jika ditangkap.

Mengepung Wilayah

  • Wilayah dikuasai dengan mengepung area kosong menggunakan batu milik pemain.
  • Wilayah dianggap milik pemain jika sepenuhnya dikelilingi oleh batu pemain tersebut.

Menangkap Batu Lawan

  • Batu lawan yang sepenuhnya dikelilingi (tanpa ruang kosong, disebut liberty) dianggap tertangkap dan dihapus dari papan.
  • Satu batu memiliki 4 liberties di tengah papan (atas, bawah, kiri, kanan). Di sudut atau tepi, liberties lebih sedikit.

Aturan Ko

Pemain tidak boleh melakukan langkah yang akan mengembalikan posisi papan ke keadaan sebelumnya secara langsung. Aturan ini mencegah permainan berulang tanpa akhir.

Mengakhiri Permainan

  • Permainan berakhir jika kedua pemain setuju untuk tidak membuat langkah tambahan. Biasanya terjadi saat tidak ada lagi langkah signifikan yang dapat dimainkan.
  • Poin dihitung berdasarkan wilayah yang dikuasai dan jumlah batu lawan yang ditangkap.

Kompensasi (Komi)

Pemain putih, yang memulai kedua, biasanya diberi poin tambahan (komi) untuk mengimbangi keuntungan pemain hitam yang memulai lebih dulu.

3. Strategi Dasar

  • Prioritaskan Wilayah: Fokus pada mengepung wilayah besar daripada mengejar batu lawan.
  • Jangan Terlalu Agresif: Menyerang lawan tanpa perencanaan bisa membuat Anda kehilangan wilayah sendiri.
  • Gunakan Garis Tepi: Wilayah di dekat tepi papan lebih mudah dipertahankan dibandingkan area tengah.
  • Perhatikan Aturan Ko: Pastikan langkah Anda tidak melanggar aturan ini.

4. Skor dan Pemenang

Poin Dihitung dari:

  • Wilayah kosong yang dikelilingi batu Anda.
  • Batu lawan yang Anda tangkap.
  • Pemain dengan poin terbanyak menang.

5. Bermain untuk Pemula

  • Gunakan papan kecil (9×9 atau 13×13) untuk memahami aturan dasar.
  • Pelajari pola-pola sederhana seperti “ladder” atau “net” untuk menangkap batu lawan.
  • Fokus pada keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Permainan Go adalah tentang strategi jangka panjang dan kemampuan membaca langkah lawan. Dengan berlatih dan memahami konsep-konsep dasar, Anda akan dapat menikmati permainan ini sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir strategis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *